Logo4
Def_img2

Sate Danguang-Danguang

Kategori :
Kuliner, Rumah Makan
Alamat :
Padang, Jalan SImpang Kinol.
Foto Lainnya :
4
Detail :
Salah satu jenis sate di Sumatera Barat ini tak banyak penjualnya. Irisan daging sapinya kecil berselimut bumbu yang renyah. Panas mengepul, dicocol dengan kuah kentalnya yang kekuningan rasanya main dahsyat. Rasa panas di mulutpun ditumpas dengan segelas es tebak! Onde mande lamaknyo! Ada sate kacang, sate ayam, nasi goreng, martabak dan juga soto. Hmm..aroma wangi bawang dan telurpun tercium bersama semilir angin saat melintasi kawasan yang ramai ini. Martabak yang banyak dipesan pengunjung pun akhirnya menggoda saya untuk ikut memesan. Menunggu sedikit lama akhirnya martabak berbentuk segi empat, dipotong-potong, disajikan panas mengepul. Kulitnya tak terlalu 'crunchy' atau renyah, sedikit liat, dan isian daging sapipun tidak terlalu tebal. Karena kurang puas dengan sajian martabak dan nasi goreng akhirnya sayapun mampir ke warung tenda yang mengepulkan aroma wangi sate. Ya, sate danguang-danguang khas Payakumbuh. Seperti ditulis di spanduknya. Di warung ini dijual sate khas dari Payakumbuh. Hmm... apa ya bedanya dengan sate Mak Syukur dan sate Pariaman? Rasa penasaran saya terbayar saat seporsi sate danguang-danguang (Rp. 8.000,00) yang disajikan di atas potongan ketupat dan disiram kuah kuning kental hadir di depan saya. Wah, tercium aroma kapulaga yang wangi menusuk hidung, bergantian dengan aroma kunyit dan merica. Adonan tepung beras yang dibentuk silender panjang, dipadu dengan cincau, potongan agar-agar warna-warni dan diberi timbunan es serut, sirop merah dan susu kental manis. Manis segar dan sedikit kenyal. Hmm.. puas rasanya jalan-jalan santai di Simpang Kinol ini. Apalagi harga makanan tak terlalu mahal.

Sate Danguang-Danguang

Tips (0 Tips)


Tampilkan Komentar di: